Perbedaan good fashion di Indonesia dengan negara lain

JAKARTA, – Busana sopan sedang menjadi tren belakangan ini. Banyak produsen lokal dan produsen ternama dunia yang mulai mencoba bidang ini. Pekan mode kasual juga diadakan di banyak negara di dunia.

Dari Inggris, UEA, Turki dan lain-lain. Sama-sama mengedepankan “berpakaian yang pantas”, apa bedanya berpakaian yang pantas di Indonesia dengan negara lain? Apakah sama atau sama sekali berbeda? Stevy Giani Sela, direktur kreatif slot gacor gampang menang EBW World Wide mengatakan, “Kita tidak bisa mendefinisikan tren fashion yang baik hanya berdasarkan satu negara.

La.La Hotel, Jakarta, Selasa (20/3/2018). Stevy menambahkan, berbusana pantas dekat dengan wanita muslim, khususnya yang berhijab. Menurutnya, gaya fesyen yang baik bermula dari banyaknya permintaan terhadap busana muslim, setidaknya dalam lima tahun terakhir, dan mencapai puncaknya pada tahun 2017.

Kemudian, desainer-desainer ternama dunia mulai bermunculan dan memulai koleksi fashion dengan tema-tema soft. Hal ini menginspirasi komunitas pecinta fashion untuk mulai bereksperimen dengan gaya baru ini.

Akhirnya muncullah komunitas dengan nama Modest Fashion, konsepnya modis namun tetap bagus. Di Indonesia, pakaian sopan dan pakaian muslim mempunyai keterkaitan yang erat. Di Jakarta misalnya, kata Stevy, banyak orang yang mengenakan gaun panjang yang dipadukan dengan kemeja berbeda.

Sedangkan Dubai, Uni Emirat Arab memiliki gaya siap pakai yang terlihat pada pakaian seperti gaun panjang dan abaya yang dihiasi banyak dekorasi dan detail. Stevy memodelkan gaun renda yang dihiasi mutiara dan batu berkilau.

Saat pakaian ini dibuat, mereka terasa “berat”. “Kalau kita jual produk seperti ini di London, tidak ada yang mau beli, kalau mau jual produk seperti ini harus di Timur Tengah. Stevy mengatakan, “Tidak jauh berbeda di Turki.

Sedangkan di negara-negara Eropa seperti Inggris atau Amerika, pakaian kasual termasuk pakaian basic yang simpel dan mematikan. Kekuatannya terletak pada racikan pakaian yang sesuai dengan gaya masing-masing orang.

“Kalau basic, seperti kemeja Zara misalnya yang berlengan panjang, lalu beli kulot, pakai ikat pinggang, itu saja,” kata Stevy.

Dalam memakai pakaian bagus sebagai gaya hidup, yang penting bukanlah panjang atau detail pakaian yang dikenakan, melainkan kenyamanan pemakainya.

“Kalau untuk hidup yang penting kita suka memakainya, nyaman, tidak susah. “Membeli baju di mana saja selama butuh perlindungan itu (bisa dibilang) good fashion,” ujarnya.

Tentang Penulis

admin7